Pengalaman Test Interview dan Psikotest di Bank Mandiri sebagai Kriya Mandiri 2021

 Haloooo!

Ini blog pertama aku yang akan aku bagikan kisah perjuangan aku mencari pekerjaan!

Sebenernya di Bank Mandiri ini salah satu dari sekian banyaaaaknya pengalaman interview HR, psikotest, bahkan sampai interview user. Bahkan ada yang sampai tanda tangan kontrak, hihi.

Oke, langsung aja ya aku ceritain.

Aku adalah seorang lulusan strata 1 alias sarjana. Kebetulan lulusan pendidikan aku ga ada ekonomi-ekonominya. Pokoknya aku bukan sarjana ekonomi yang harusnya sebagai pegawai Bank itu nilai plus karena sedikit banyaknya sudah mengerti ilmu dasarnya.

Aku percaya diri aja. Aku melamar sebagai Kriya Mandiri di Bank Mandiri lewat Kalibrr. Bagi yang belum tau Kalibrr itu apa... nih aku kasih tau. Jadi, Kalibrr itu salah satu job portal atau suatu website yang berguna bagi pencari kerja seperti aku dan kamu. Yaaa, hampir miriplaah seperti JobStreet.

Tapi di Kalibrr ini biasanya perusahaan-perusahaan besar, seperti Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank BCA, Tokopedia, Shopee, dan banyak lainnya.

Oke, balik lagi ke inti. Setelah aku ngelamar Kriya Mandiri melalui Kalibrr. Ada notifikasi bahwa "your applications being reviewed" dan tulisannya berubah menjadi hijau muda.

Well, artinya disini resume/CV kamu lagi dilihat sama HR. Ga lama kemudian, ada SMS masuk dari Bank Mandiri yang minta aku untuk interview tahap awal di Bank Mandiri Jakarta Kota. Nah Bank Mandiri Jakarta Kota emang pusatnya dari Bank Mandiri Regional 3 (BSD, Tangerang Kota, Pulo Gadung, dan beberapa daerah Jakut/Jaktim lainnya).

HARI INTERVIEW

Aku diminta datang jam 9 pagi di Bank Mandiri Jakarta Kota. Kebetulan aku naik ojol (ojek online) ke Bank Mandiri. Sampai disana, ada beberapa kandidat lainnya. Pake blazer hitam, kemeja putih, dan celana bahan, serta high heels bagi yang perempuan.

Aku sendiri ga pake kemeja putih karena di SMS tersebut hanya diminta memakai pakaian sopan, formal, dan rapi. Tidak menyebutkan harus menggunakan kemeja warna apa. So, gajadi masalah kok.

Oke, makin siang, makin rame banget. Dan aku ga expect bakal serame itu. Mungkin bisa sampe 500 kandidat atau bahkan lebih. Kebetulan karena aku datang lebih awal, jadi dapet bangku yang dekat pintu ruangan untuk interview. Alias kalo dipanggil ya kedengeran. Karena kandidat yang datang lebih siang, duduknya di luar gedung/teras luar gitu.

Pertama-tama, kita diminta untuk tulis identitas diri di beberapa lembar formulir yang dikasih sama panitia. Diisi dengan sejujur-jujurnya yaaaa. Setelah diisi, kumpulin ke satpam yang ada di depan pintu ruangan interview. Nantinya kita akan dipanggil.

Dipanggil-lah nama aku. Aku kira akan langsung diinterview, ternyata ukur tinggi badan dan berat badan terlebih dahulu.

Selanjutnya, kita disuruh keluar ruangan lagi. Sekitar 30 menit kemudian, giliran nama aku dipanggil. Kebetulan karena emang kandidatnya banyaaaak, jadi 3 orang itu untuk diinterview 1 HR.

Aku jelasin dulu. Kita diinterview di suatu ruangan yang cukup besar, seperti aula indoor gitu. Di ruangan tersebut ada 6 - 7 interviewer/HR yang akan menwawancarai kita. Nah, 1 orang HR akan memewancara 3 orang kandidat sekaligus. Sampe sini paham ya?

Lanjut!!

Aku dan kedua orang lainnya, memasuki ruangan itu. Bertemu dengan Ibu R yang akan mewawancarai kita. Ibu-nya baik. Pembawaannya buat kita sebagai kandidat ga tegang-tegang amat.

Mulailah diwawancara satu per satu, secara bergantian. Aku saranin jika kamu ada jadwal untuk interview, pastiin kamu hafal diluar kepala untuk bagian perkenalan diri. Menurut aku, self introduction itu penting banget. Karena dimana-mana, yang diminta HR pasti perkenalan diri dulu. Gimana caranya kamu bisa ngenalin diri kamu secara jujur tapi menarik. Kalau di perkenalan diri aja kamu udah terbata-bata, duh itu akan jadi pertimbangan HR dan nantinya kamu akan terus terbata-bata di pertanyaan selanjutnya. Percaya diri itu harus!

Alhamdulillah, aku bisa ngenalin diri aku ke Ibu R sebagai HR Mandiri, dengan lancar. Karena aku emang udah berlatih sebelumnya. Setelah perkenalan diri, biasanya HR akan menanyakan motivasi kamu melamar kerja, job desc dari pekerjaan yang kamu lamar, seberapa tahu kamu tentang perusahaan yang kamu lamar, dan memberikan gambaran/langkah apa saja yang akan kamu ambil untuk memberikan kontribusi ke perusahaan.

Wah, aku kasih semua bocorannya hihi. Well, balik lagi. Ga semua HR sama ya pertanyaannya. Tapi biasanya ga jauh dari pertanyaan yang sudah aku tuliskan itu.

Setelah interview, boleh langsung pulang. Ditunggu untuk hasilnya agar bisa ke tahap selanjutnya.


3 HARI KEMUDIAN, TES PSIKOTEST?

Alhamdulillah! Aku dapet email dari Bank Mandiri untuk melanjutkan ke tes psikotest.

Bank Mandiri sendiri bekerjasama sama lembaga psikologi yaitu SHL. Jadi soal-soalnya dari lembaga SHL. Aku belajar di websitenya untuk persiapan test psikotest ini. Bagi yang belum tau websitenya, aku kasih: https://www.shl.com/shldirect/en/practice-tests

Kebetulan aku juga belajar soal-soal ujian dari temen kuliah. Soal-soal ini adalah soal ujian sewaktu kuliah dulu. Kebetulan juga temen kuliahku jurusan ekonomi perbankan. Yaa seengganya biar aku tau gambarannya gimana. Well, level kesulitannya sangat berbeda. Kalo yang di SHL itu menurut aku basicnya psikotest, tapi kalo soal yang dikasih temenku, wah udah seperti tes CPNS hahaha sulitttt. Tapi bisa diselesaikan dengan mudah kalo kamu bisa paham dengan mudah juga sama apa yang ditanya.

Oke, karena bayangan aku tuh soalnnya akan seeprti soal sulit yang dikasih sama kerabat aku, nah aku jadinya udah panik duluan. Yang dipanikin adalah...durasi tesnya cukup apa engga buat ngejawab semua soalnya. Karena untuk pahamin soal itu aja aku harus baca berkali-kali, baru bisa jawab.

Well, ternyata faktanya ga sesulit itu kok. Tapi aku juga ga gampangin ya. Di tes psikotestnya amat-sangat dibutuhkan kecepatan mengetik, ketelitian, dan logika berhitung. Just it. 

Ya itu tadi...karena aku panik duluan, jadi imun aku turun. Detak jantungku sangat tidak normal karena udah takut duluan gabisa ngerjain.

Aku agak nyesel sih karena aku gabisa kendaliin diri aku yang panikan ini hahaha anxiety ya bisa dibilang, cukup parah. Kalo ada yang punya insecure, aku punya anxiety hahahaha

Aku ngerjain testnya sangat percaya diri. Tapi setiap sub test waktu yang diberikan akan semakin sedikit. Jadiiii, ada 4 sub test di setiap tesnya dan setiap 1 sub test terdiri dari 5 soal. Nah, di sub test 1 misalnya dikasih waktu pengerjaan selama 10 detik setiap soal, berarti dalam 1 sub test dikasih waktu selama 50 detik untuk 5 soal. Paham yaaa? Harus dong :p

Well, karena aku panik jadi di tes-tes awal aku gelagapan alias ga menjawab soal dengan benar. Aku harus kendaliin diri aku untuk normal....tapi susah. :(


2 MINGGU KEMUDIAN

Aku akan kasih tau dari awal paragraph ini bahwa aku gagal di tahap psikotest. Sangat disayangkan. Tapi gapapa, ini jadi pembelajaran aku  ke depan untuk kontrol diri. Lagi-lagi kalo udah panik alias anxiety kumat, semuanya jadi buyar.


SARAN AKU

Percaya sama diri kamu sendiri kalo kamu bisa lewatin, bisa lalui, dan bisa selesaikan! Tapi jangan meremehkan orang lain juga yaaa. Kalo kamu juga punya anxiety, misalnya saat interview tbtb tangan dingin, jantung berdebar sangatttt cepat, dan kaki lemes, minum air putih dan baca doa menurut kepercayaan kamu. Jangan lupa kasih semangat ke diri kamu sendiri, "yu kamu bisa!" dan tambahin kalimat-kalimat yang bikin motivasi kamu. Misalnya, "yu kamu bisa! dari dulu aku pengen posisi ini, pengen kerja di perusahaan ini, jadi lakukan yang terbaik. demi kamu, demi orang tua, demi adik yang akan aku sekolahkan, dan lainnya". SEMANGAT YAAA PEJUANG KARIR! PEJUANG KERJA! JANGAN PATAH SEMANGAT! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Bekerja di Home Credit sebagai Desk Agent

Pengalaman Interview HR Bank Muamalat 2021